Penambahan kapasitas tidak hanya terjadi di Tonasa. Pemasangan mesin-mesin dan komisioning sudah selesai. Hari Kamis minggu lalu saya ke Tuban untuk menyaksikan penyalaan api pertama pabrik baru itu.Di Tuban, Jatim, Semen Gresik juga membangun pabrik baru. Berarti dari Tuban akan ada tambahan semen tiga juta ton lagi per tahun.

Free no signup adult chatroulette-31

Pabrik Semen Tonasa memang akan menjadi salah satu andalan pembangunan di wilayah timur.

Setelah pabrik kelima ini beroperasi, harus segera diputuskan untuk membangun pabrik yang keenam.

Ekspansi pabrik semen di Sumatera bukan hanya dilakukan grup Semen Gresik (kelak akan berganti nama menjadi Grup Semen Garuda). Semen Baturaja akan membangun pabrik yang kedua dengan kapasitas 1,5 juta ton per tahun. Ini untuk memberikan dorongan perkembangan ekonomi Sumatera yang akan terus berkibar-kibar.

Tapi juga oleh BUMN lain: PT Semen Baturaja di Sumatera Selatan. Apalagi tahun depan banyak sekali pembangkit listrik yang sudah jadi.

Meski selama ini sebenarnya Semen Tonasa sudah mampu berproduksi 4 juta ton per tahun, rupanya belum mampu mengimbangi melonjaknya keperluan semen di Indoensia Timur. Apalagi banyak sekali pembangkit listrik ukuran besar (untuk ukuran Indonesia Timur) selesai di tahun 2012 ini: 2×50 MW di Barru, 2×100 MW di Jeneponto, 150 MW PLTA di Poso, dan beberapa lagi.

Antrean kapal yang panjang itu memang menggambarkan banyak hal. Dua bahan baku utama pembangunan, semen dan listrik, tidak akan jadi penghambat lagi.

Dwi mengajak seluruh orang Tuban yang hafal Al Quran (hufadz) berkumpul di pondok pesantren Hidayatul Mubtadiin desa Jarorejo untuk khataman.

Di pesantren pimpinan KH Ashari inilah saya ikut acara khataman itu. Kalau pun ekspansi di Padang ini nanti terhambat, bisa saja dialihkan ke Aceh. Untuk mendukung percepatan pembangunan di Sumatera yang sangat kaya ini.

Grup Semen Gresik memang sedang ekspansi di segala penjuru Indonesia. Penentuan lokasi itu sudah harus diputuskan pertengahan tahun ini.

Tidak hanya di Tuban dan Tonasa tapi juga di Sumatera. Dana triliunan rupiah yang sudah disiapkan sayang kalau tidak diinvestasikan.

Di saat banyak negara mengalami kesulitan ekonomi, saatnyalah Indonesia siap-siap menyalip di tikungan.